Pemuda “Kece” anti GALAU? Oke.

“PR numpuk, target hafalan belum terpenuhi, kamar berantakan. Huh… pusing, mana dulu yang harus dikerjain?? Bikin GALAU tingkat nasional deh.” Keluh Mirza ketika pulang sekolah.

Temen-temen, ada yang pernah mengalami kejadian seperti Mirza? Semoga saja tidak ada yah… Sebenarnya apa sih arti kata galau? Kayaknya gampang banget kata galau itu terlontarkan. Sedikit-sedikit galau. Banyak PR, galau. Uang jajan abis, galau. Ga boleh main gadget, galau. Kira-kira gimana yah caranya supaya kita ga gampag terserang virus galau? Nah, coba temen-temen simak jurus jitu anti galau di bawah ini. Insya Allah virus galau gak berani deh menyerang temen-temen.

1. Atur jadwal “daily activity”.

Kalau temen-temen bisa mengatur jadwal kegiatan sehari-hari dengan baik, insya Allah ga ada kata galau dalam kamus sehari-hari. Jangan lupa, setelah atur jadwal harus dijalankan dengan disipilin yah… supaya waktu kita tidak terbuang percuma. Ingat salah satu *muwashofat yah… Haritsun ‘ala waqtihi.

2. Harus punya prioritas.

Temen-temen pasti sudah tau dong ada yang disebut kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Nah, maka dari itu kita harus memiliki prioritas atau sesuatu hal yang lebih penting dan harus didahulukan.

Misal, malam ini ada acara yang bagus di televisi, sedangkan besok juga akan ada ulangan. Temen-temen harus bisa menentukan mana yang menjadi prioritas yang harus diutamakan, yaitu belajar untuk menghadapi ulangan esok hari.

3. Tahan godaan.

Godaan itu datangnya bukan hanya dari syaitan saja lho.. bahkan di era digital seperti saat ini, syaitan yang paling terkenal adalah syaitan gepeng alias handphone. Kenapa handphone bisa berubah menjadi syaitan? Ketika handphone digunakan untuk kegiatan kemaksiatan.

Godaan untuk memainkan handphone terus menerus sehingga melalaikan tugas yang lain. Waktu keteter, prioritas kacau, kecanduan handphone. Terus, mau menyalahkan siapa? Yang ada datanglah virus galau melanda diri. Temen-temen harus bisa lebih tangguh yah dalam melawan godaan yang datang.

Nah, kalau temen-temen dapat menerapkan jurus-jurus jitu di atas dalam kehidupan sehari-hari, Insya Allah yang namanya “Galau” tidak akan berani mendekat. Dijamin, temen-temen akan jadi pemuda kece anti galau. Pemuda yang disegani teman, disenangi guru, disayangi ortu dan yang paling penting diridhoi Allahl. Siap jadi pemuda kece anti galau? OKE![]

*muwashofat = karakter muslim

Ditulis oleh: Atfiyanah, S.Psi. (Pengasuh Rubrik “Parenting” Buletin Usamah)

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu?