Siswa TPA Usamah Belajar Kearifan Lokal

Salah satu muatan Kurikulum 2013 (Kurtilas) sangat memberi ruang yang cukup untuk mengakomodasi budaya lokal  dan mengeksplor alam lingkungan setempat. Salah satu upaya untuk mendekatkan anak dengan lingkungan sekitar adalah mengenalkan kegiatan yang bisa digali dari kekayaan daerah masing-masing. Siswa Toddler dan Infant B TPA Usamah dikenalkan dan diajak untuk praktek langsung membuat telur asin.

“Sebagai upaya mengenalkan kearifan lokal, untuk variasi pembelajaran kali ini siswa diajak membuat telur asin,” ungkap Eliyati, Kepala TPA Usamah.

Sebagai alternatif, digunakan telur ayam karena lebih akrab dengan anak-anak. Dan untuk pembungkusnya dipakai abu gosok yang dicampur garam dan air. Caranya adalah dengan membaluri telur dengan abu gosok yang sudah dicampur garam lalu didiamkan selama beberapa waktu. Alasan memilih abu gosok sebagai bahan pembungkus bertujuan untuk melatih motorik halus anak.

“Pengalaman yang diberikan secara langsung ini semoga bermanfaat untuk merangsang kemampuan berbahasa dan mengendalikan emosi. Hal ini merupakan kegiatan yang menyenangkan untuk anak dan sebagai oleh-oleh cerita untuk orang tuanya nanti selepas pulang kerja,” tambah Eliyati.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu?