Cegah Virus Covid-19 di Lingkungan Sekolah SIT Usamah

Yayasan Ribathul Ukhuwah yang membawahi 5 unit sekolah, yaitu SMP IT Usamah, SDIT Usamah, RA Usamah 1, RA Usamah 2 dan TPA Usamah pada Minggu (15/03/2020) mengumumkan bahwa peserta didik sejumlah kurang lebih 900 siswa dari semua jenjang diliburkan untuk belajar di rumah. Hal tersebut sebagai tindak lanjut edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal No. 443.2/03 Tahun 2020 tentang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan Kota Tegal.

Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring, melalui penugasan yang dibagikan melalui grup WA kelas. Selain menyiapkan pembelajaran daring, para guru/karyawan dibantu tenaga outsourcing di semua unit sekolah diinstruksikan untuk melakukan pembersihan lingkungan sekolah, baik kelas, meubeler, media pembelajaran, alat permainan edukatif, dsb.

Semua guru dan karyawan bergotong royong dan berperan serta aktif melakukan pembersihan sebagai upaya sterilisasi lingkungan sekolah dari virus Covid-19. Di unit PAUD dan SDIT Usamah semua kelas-kelas secara bergiliran dibersihkan. Di lingkungan TPA Usamah, kasur-kasur yang dipakai tidur anak-anak balita dijemur. Perlengkapan asrama pondok pesantren SMP IT Usamah tak luput dari perhatian ustad-ustadzah, untuk dibersihkan semuanya.

Selain upaya diatas, para guru juga telah melakukan edukasi pada siswa terkait penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada semua siswa pada saat para siswa belum diliburkan. Beberapa hal yang sudah diajarkan diantaranya cara mencuci tangan dengan bersih menggunakan sabun, cara menutup mulut yang benar saat batuk dan bersin, menjaga kebersihan lingkungan, dsb. Dengan hal-hal tersebut semoga bisa menjadi langkah preventif untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Selain beberapa hal yang sudah dilakukan, kami menghimbau kepada semua walimurid agar turut menerapkan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat, serta tidak mengajak anak untuk mengunjungi tempat-tempat publik. Serta secara aktif bersinergi dengan sekolah dalam melaksanakan pendidikan di rumah, sehingga target-target pendidikan anak dapat tercapai. Sehingga meskipun anak-anak tidak berangkat sekolah pembelajaran tetap dapat berlangsung,” ungkap Diani, S.Pd. Humas SIT Usamah.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu?