Halal Bi Halal POMG SDIT Usamah Tegal

Ahad, 9 Agustus 2015 halaman SDIT tampak ramai, tepat pukul 07.30 orangtua murid mulai berdatangan,terlihat pula beberapa ananda yang turut beserta orangtua mereka mengunjungi acara Halal Bi Halal POMG SDIT Usamah. POMG atau Persatuan Orangtua Murid dan Guru mempunyai fungsi dan peran yang sangat penting antara lain:hbh 2

  • a. Menjadi wadah komunikasi antara para Orang Tua / Wali murid dengan pihak SDIT Usamah.
  • b. Meningkatkan peran serta Orang Tua / Wali murid dalam mendukung program-program pengajaran di SDIT Usamah.
  • c. Membantu meningkatkan kualitas pendidikan di SDIT Usamah
  • Acara dibuka dengan pembacaan kalam illahi dan tahfidz anak-anak kelas 1 yang selanjutnya penampilan siswi-siswi sholihah yang membawakan nasyid “Allah yang ku cintai “ dari Sakha yang sangat meriah. Sambutan pertama di buka oleh Kepala Sekolah SDIT Usamah Ustadzah Nurbaeti, S.T.P. Sambutan kedua disampaikan oleh perwakilan pengurus POMG, oleh Ibu Ni’matur Rohmah. Sambutan selanjutnya dari Ketua Yayasan Ribathul Ukhuwah yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Ustadz Ghusni Darodjatun, M.Pd. Dalam Halal Bi Halal kali ini yang mengusung tema “Merawat Semangat Idul Fitri Raih Ridho Illahi”, beliau yang merupakan salah satu guru teladan di Kota Tegal memberi pesan untuk semua hadirin untuk selalu menjaga semangat idul fitri yang sudah kita raih pada bulan Ramadhan supaya keutamaan yang sudah kita raih pada bulan penuh berkah tersebut tidak hilang.
    Kemudian memasuki acara inti, tausiyah oleh Ustadzah Camelia, B.A, M.A, Ph.D. Beliau yang menyelesaikan pendidikan S3 nya di Milan tersebut mengisahkan mengenai perjalanan hidupnya yang tumbuh dalam lingkungan kurang kondusif dan penuh perbedaan, dan mengajarkan beliau mengenai kata maaf , berdamai dan memaafkan diri sendiri akan membuat hidup lebih bahagia dan lebih baik.

    Berusaha memaafkan masa lalu dan memaafkan orang-orang yang telah membantu pertumbuhan buruk hidupnya, membuat langkahnya semakin ringan. Rasa benci, rasa tidak suka, sikap merendahkan dan sikap melecehkan lahir antara lain dari Gesekan perbedaan,karena setiap orang tumbuh di tempat , kebiasaan dan situasi yang berbeda, begitu penuturan wanita hebat yang pernah menjadi pembicara pendamping kak Seto untuk Multiple Intelligent tersebut.
    Nilai –nilai perjalanan hidup seseorang adalah nilai-nilai perjalanan hidup orang tersebut, semua orang mempunyai nilai, ujian, dan kisahnya masing-masing
    Kita tidak pernah bisa merendahkan dan mengganggap segala sesuatu lebih baik dari kita karena kita tidak pernah menjalani hidup mereka dan semua jalan yang kita tapaki semua berharga, karena hal tersebut mengajarkan kita nilai, mengajarkan kita jatuh tetapi membuat kita bangkit, membuat kita dipermalukan tetapi membuat kita menemukan jati diri, membuat kita tidak punya siapa-siapa dan semuanya hilang, tetapi membuat kita menemukan Tuhan. Karena tidak ada yang rendah diantara kita, yang paling rendah adalah yang merendahkan. Terakhir dalam tausiyahnya, beliau mengajak semua hadirin untuk merenungi sesuatu, sebelum memaafkan orang lain maka maafkanlah terlebih dahulu diri dan masa lalu, maafkan atas ketidaksempurnaan diri dan berusaha membuat diri lebih bahagia dari sebelumnya.

    Disela-sela acara Halal Bi Halal dilantunkan nasyid “Jagalah Hati” dan “Suci Sekeping Hati”oleh Ustadz Imam Nawawi, yang diiringi oleh pembawa acara Ustadz Oki dan Ustadz Yanis.
    Acara semakin meriah dengan pembagian doorprice bagi orangtua murid dan guru, para hadirin pun tampak antusias. Doorprize berisi kipas angin, kompor gas, setrika, magic com, dan lain sebagainya.
    Acara halal bi halal ditutup dengan ramah tamah dan silaturrahim segenap guru beserta staff dengan walimurid SDIT Usamah.

    Please follow and like us:

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    × Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu?