Kokurikuler Fase C: SDIT Usamah Bekali Siswa Literasi Digital melalui Pelatihan Konten Positif
SDIT Usamah Kota Tegal menyelenggarakan kegiatan Kokurikuler Fase C berupa Pelatihan Membuat Konten Positif dengan tema “Konten Positif untuk Generasi Hebat” pada Sabtu dan Senin, 14 dan 16 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 14.30 WIB ini diikuti oleh 165 siswa kelas 5 dan 6, serta dilaksanakan di lingkungan SDIT Usamah. Program ini berada di bawah koordinasi Isna Mubarokah, S.Pd, dengan melibatkan guru kelas 5 dan 6 sebagai pendamping kegiatan.
Pelatihan ini mengha dirkan Iqbaal Harits M., S.Kom., M.Kom selaku Pranata Komputer (Prakom) dari Diskominfo Kabupaten Tegal sebagai narasumber. Para siswa dibekali pemahaman tentang pentingnya literasi digital, etika bermedia, serta bagaimana memproduksi konten yang positif, edukatif, dan bermanfaat. Materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan dunia digital yang dekat dengan keseharian siswa.
Setelah mendapatkan pembekalan materi, siswa langsung diajak mempraktikkan pembuatan konten video positif secara berkelompok. Dalam proses ini, siswa belajar berkolaborasi, berkomunikasi, serta bertanggung jawab sesuai dengan pembagian tugas masing-masing, mulai dari perencanaan ide, pengambilan gambar, hingga penyampaian pesan. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, dan seluruh kelompok mampu menyelesaikan tugas dengan baik dan penuh kreativitas.
Isna Mubarokah, S.Pd selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan keterampilan abad 21 pada diri siswa. “Kami berharap siswa tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga mampu menjadi kreator konten yang bijak dan membawa pesan kebaikan,” ujarnya. Guru pendamping pun turut memberikan arahan dan evaluasi agar hasil karya siswa semakin bermakna.
Melalui kegiata
n Kokurikuler Fase C ini, SDIT Usamah berharap siswa-siswi mampu berkolaborasi dan berkomunikasi secara efektif, bertanggung jawab dalam setiap peran, serta memunculkan ide-ide kreatif dan unik. Lebih dari itu, siswa diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan positif melalui media video sebagai bekal menghadapi tantangan dunia digital secara cerdas dan berakhlak.
