Outing Class Edukatif SDIT Usamah: Integrasi Sejarah, Ibadah, Bahasa, dan Eksplorasi Alam dalam Varpem & MABIT
SDIT Usamah Kota Tegal kembali menyelenggarakan kegiatan terpadu Variasi Pembelajaran (Varpem) dan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) bagi siswa kelas 5 pada Rabu–Kamis, 23–24 April 2026. Mengusung konsep pembelajaran kontekstual di luar kelas, kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik, yakni Alun-Alun Kota, Pelataran Sastra Pak Piek Ardijanto, SDIT Usamah, serta kawasan Purbawahana. Kegiatan berada di bawah koordinasi Fastabikul Amal, S.Pd., dengan melibatkan seluruh guru kelas 5 sebagai pendamping.
Rangkaian kegiatan diawali dengan outing class ke Alun-Alun Kota dan Pelataran Sastra, di mana siswa diajak “ngaji sejarah” melalui pengamatan langsung lingkungan sekitar serta diskusi interaktif. Siswa juga mengikuti berbagai aktivitas edukatif seperti permainan kolaboratif, praktik komunikasi bahasa Inggris, serta eksplorasi nilai-nilai kebersamaan di ruang publik. “Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang utuh, tidak hanya di kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan lingkungan dan masyarakat,” ujar Fastabikul Amal, S.Pd.
Kegiatan dilanjutkan dengan MABIT di lingkungan sekolah yang diisi dengan pembinaan keimanan dan karakter. Siswa mengikuti rangkaian ibadah, materi keislaman, serta refleksi diri dalam suasana yang hangat dan penuh kekhusyukan. Momen ini menjadi ruang bagi siswa untuk memperkuat spiritualitas sekaligus melatih kemandirian. “MABIT membuat saya lebih dekat dengan teman dan juga lebih semangat beribadah,” ungkap Aqila salah satu siswa kelas 5.
Sebagai penutup, siswa diajak menjelajah kawasan Purbawahana untuk memperkaya
pengalaman belajar berbasis alam. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesegaran fisik, tetapi juga memperkuat pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mensyukuri ciptaan Allah. Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan, dengan partisipasi aktif dalam setiap sesi yang diikuti.
Melalui kegiatan Varpem dan MABIT ini, SDIT Usamah berharap siswa mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. “Harapan kami, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu beradaptasi dengan berbagai situasi,” tutup Fastabikul Amal, S.Pd. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berkarakter.
