Peringatan Hari Guru SIT Usamah

hari-guru

Dalam rangka memperingati hari guru nasional yg jatuh pada tgl 25 november 2016, Yayasan Ribathul Ukhuwwah menggelar Acara Peringatan Hari Guru yg digelar pada sabtu, 26 november 2016. Kegiatan yg mengusung tema “guru mulia karena berkarya, guru terpuji karena berbudi” tersebut dilaksanakan di komplek SIT Usamah, jln. Surabayan rt 01/14, panggung, kota tegal.

Kegiatan yg sebelumnya diawali dengan berbagai perlombaan pada 15 oktober 2016 tersebut menjadi puncak peringatan hari guru. Kegiatan diawali dengan senam bersama guru dan staff kependidikan dilanjutkan dengan jalan santai Setelah jalan santai kegiatan dilanjutkan di dalam aula SIT Usamah dengan berbagai kegiatan, diperdengarkan dongeng, perkenalan dengan mars SIT Usamah terbaru karya salah seorang Ustadzah sampai pada sambutan-sambutan.

Namun ada yg unik pada acara kali ini, dimana MC menggunakan bahasa jawa ngapak saat membawakan acara. Para hadirin yg merupakan guru dan staff kependidikan dibuat tertawa dengan aksi MC tersebut, pasalnya bahasa ngapak sendiri tidak umum digunakan dalam dunia pendidikan, namun hal tersebut bukan menjadi penghalang untuk menggunakannya. Istilahnya nguri2 bahasa tegal. Memang konsep acaranya seperti itu,sengaja menggunakan bahasa ngapak untuk sekedar berkomunikasi santai dengan para hadirin, karena apapun bahasanya, selama itu disampaikan dengan baik dan efektif untuk pendengar,hal tersebut tidak menjadi masalah.

Sesi yg paling ditunggu yakni pembagian hadiah dan penghargaan pada ustadz dan Ustadzah yg berhasil memenangkan lomba, sesekali kegiatan diselingi dengan pembagian doorprize jalan santai. Ustadz dan Ustadzah tampak semangat, antusias dan senang.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk dedikasi dan apresiasi dari yayasan ribathul ukhuwwah bagi guru dan staff ke pendidikan SIT Usamah, menurut ketua panitia Ustadzah Dra. Nurul Hidayah Tambahan.

Peringatan hari guru diharapkan akan menjadi tombak semangat untuk menjadi guru mulia yg mempunyai karya dan guru terpuji yang memiliki budi pekerti luhur, yg mana akan berbanding lurus terhadap prestasi dan moral anak-anak didik kita, karena guru “the agent of change” dan guru akan dikenang sepanjang masa, maka berbahagialah menjadi seorang guru, tambah Ustadzah Dra. Nurul Hidayah.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu?