Permainan Layak Anak Dari Sudut Pandang Psikologi, Agama dan Iptek

bu wulan 2Seminar Parenting dengan tema: “Permainan Layak Anak Dari Sudut Pandang Psikologi, Agama dan Iptek” yang dihadiri oleh walimurid PAUD IT Usamah berjalan lancar. Ustadzah Hardiani Julansari, SP. atau yang akrab disapa Ustadzah Wulan memaparkan materi yang sangat penting kaitannya dengan permainan anak. Setidaknya ada beberapa poin penting tentang kriteria permainan yang baik bagi anak, diantaranya:

  • 1.Harus menghadirkan sebab-sebab kesenangan dan kepuasan pada anak #HARUS ADA IMAJINASI
    Anak membutuhkan sentuhan tangan, kulit, sentuhan rasa. Kesenangan dan kepuasan anak dalam bermain harus diutamakan. Meskipun kepuasan dan kesenagan sulit untuk didapatkan, orangtua harus mengupayakan membuat anak senang dan puas dalam bermain dengan cara memberikan variasi dalam permainan, karena variasi dalam permainan akan membuat imajinasi anak semakin berkembang. Imajinasi juga akan membuat anak lebih mempunyai ingatan yang rekat dan memiliki koordinasi mata dan gesture tubuh yang hidup.

  • 2. Anak memilih dengan BEBAS atas kehendak sendiri dan tidak ada PAKSAAN #HARUS ADA ALTERNATIF
    Dalam hal permainan orangtua harus kreatif dan punya banyak alternatif permainan supaya anak tidak bosan. Tidak harus mahal, yang penting bervariasi. Ayah dan bunda dituntut lebih cerdas daripada anaknya. Seringkali orangtua memaksa anak untuk belajar, padahal yang punya kewajiban belajar adalah orangtua itu sendiri.
    Sayangnya banyak orangtua yang berhenti belajar setelah menjadi orangtua. Maka yang terjadi adalah ketimpangan dimana-mana. Kita sebagai orangtua harus menyediakan alternatif permainan untuk anak. Supaya tidak ada paksaan sebagai batas dalam permainan.

  • 3. Menghadirkan daya khayal dan kreatifitas anak #HARUS MEMILIKI NILAI KOGNITIF
    Permainan hendaknya memiliki nilai kognitif. Orangtua diharapkan mampu mempelajari setiap mimik yang berbeda, dalam membacakan dongeng misalnya, supaya menghadirkan daya khayal pada anak.

  • 4. Menghadirkan suasana AKTIF dengan kesadaran penuh atas gerak diri dan lingkungannya. #HARUS ADA GERAK MOTORIK DAN KINESTETIK
    Seringkali anak suka membuat rumah berantakan, dan sebagian orangtua yang tidak suka rumahnya berantakan akan membelikan games yang membuat anak diam di rumah. Sebaiknya biarkan rumah berantakan supaya ke-aktifan anak tersebut tersalurkan.

  • 5. Menghadirkan kadar ruang interaksi sosial sebagai individu maupun tim #HARUS ADA POLA PERMAINAN
    Permainan itu menariknya ketika terjadi interaksi. Ada kalanya anak bermain sendiri, ada kalanya dia harus bermain dengan teman-temannya. Dari situlah terjadi interaksi sosial yang membuat anak belajar tentang kehidupan.
  • Selain kriteria di atas, ada beberapa manfaat dalam bermain. Antara lain:

  • 1. Menghadirkan kemampuan memahami diri sendiri dan mengembangkan rasa harga diri atas diri dan kehidupannya
  • 2. Menemukan dan mengembangkan rasa percaya diri dengan berkembangnya keterampilan fisik, sosial dan intelektual
  • 3. Melatih mental dan standar moral anak
  • 4. Meningkatkan daya kreatifitas, menghilangkan stress dari rutinitas yang membosankan
  • Please follow and like us:

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    × Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu?