Kurikulum PAUD IPAUDITPendidikanSIT Usamah

RA Usamah Terima Kunjungan Studi Banding RA Mafatikhul Huda Al-Ihsani Kabukan

Tegal, Rabu, 21 Januari 2026 — RA Usamah menerima kunjungan studi banding dari RA Mafatikhul Huda Al-Ihsani (RA MHA) Kabukan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, pada Rabu (21/1). Kunjungan ini diikuti oleh 6 orang peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru-guru RA Mafatikhul Huda Al-Ihsani.

Rombongan disambut langsung oleh Kabid Humas Yayasan Ribathul Ukhuwah (YRU), Wakabid Pendidikan, serta Kepala RA Usamah. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahim sekaligus melakukan studi pembelajaran, khususnya terkait penerapan model pembelajaran BCCT (Beyond Centers and Circle Time).

Model BCCT atau sentra dan lingkaran merupakan pendekatan pembelajaran PAUD yang berpusat pada anak, dengan menekankan aktivitas bermain yang aktif, mandiri, dan eksploratif. Pembelajaran dilakukan melalui sentra bermain yang dirancang untuk mengembangkan kecerdasan majemuk anak, dengan dukungan empat pijakan (scaffolding), yaitu pijakan lingkungan main, pijakan sebelum main, pijakan saat main, dan pijakan setelah main (recalling).

Setelah diterima di kantor RA Usamah dan melaksanakan sesi foto bersama, rombongan diajak melakukan room tour untuk mengenal lingkungan dan fasilitas sekolah. Kegiatan dilanjutkan dengan observasi langsung pembelajaran kelas sentra.
RA Usamah saat ini memiliki 12 sentra pembelajaran, yaitu terdiri dari Sentra Masak, Kreativitas, Komputer, Peran Mikro, Balok, Olah Tubuh, Bahasa, Peran Makro, Logika, Imtaq dan Bahan Alam.

Dalam pelaksanaan observasi, meskipun terdapat guru observer di dalam kelas, anak-anak tetap terlihat nyaman, tidak canggung, dan mampu berinteraksi secara natural dalam kegiatan bermain dan belajar.

Selain observasi kelas sentra, para guru RA MHA juga mengikuti sesi observasi kelas Bilingual, sebagai bagian dari implementasi program Usamah Bilingual Qur’anic School. Kegiatan kemudian ditutup dengan presentasi dan diskusi di ruang yayasan, membahas praktik baik (best practice) serta strategi penerapan BCCT di RA Usamah.

Kepala RA Mafatikhul Huda Al-Ihsani, Eki Retno Wulandari, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal persiapan sekolahnya dalam menerapkan metode BCCT pada tahun ajaran baru 2026/2027.

“Alhamdulillah, kami senang karena diterima dengan baik di RA Usamah. Harapannya, melalui kunjungan studi banding ini, kualitas sekolah kami dapat meningkat dan berkembang seperti RA Usamah,” ungkapnya.

Siti Rodiyah, S.Pd.AUD., selaku Kepala RA Usamah, menyampaikan bahwa pihaknya dengan senang hati menerima kunjungan studi banding dari RA Mafatikhul Huda Al-Ihsani sebagai sarana silaturahim dan saling belajar.

“Dengan senang hati kami menerima kunjungan dari RA Mafatikhul Huda Al-Ihsani. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus sarana untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Diani, Kabid Humas Yayasan Ribathul Ukhuwah (YRU), mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan tersebut.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kunjungan dari RA MHA. Semoga keberadaan RA Usamah dan unit-unit pendidikan lain di SIT Usamah dapat menjadi alternatif pilihan serta sumber inspirasi dalam pengembangan pendidikan, khususnya di Kota Tegal,” tuturnya.

Kegiatan studi banding ini diharapkan dapat menjadi sarana saling belajar dan berkolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini, khususnya melalui penerapan pembelajaran yang ramah anak dan berpusat pada potensi mereka.

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu?