Sembilan Guru SIT Usamah Ikuti Ujian Internasional Cambridge TKT di Mentari Assessment
Jakarta Barat — Sebanyak 9
tenaga pendidik dari Sekolah Islam Terpadu (SIT) Usamah mengikuti kegiatan Ujian Cambridge Teaching Knowledge Test (TKT) yang diselenggarakan oleh Mentari Assessment pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Head Office Mentari Academy yang berlokasi di Jl. Meruya No. 18, Jakarta Barat.
Peserta yang mengikuti ujian ini terdiri dari 5 guru SDIT Usamah, yaitu Nur Sulkhati, S.Pd, Abdullah Naufal Hanif, S.Pd, Nur Retno Setyoningrum, S.Pd, Atika Nur Azizah, S.Pd, Diyah Ayuningsih, S.Pd, 3 guru SMPIT Usamah yaitu Devi Aprilia, S.Pd, Mar’atun Solikha, S.pd, Siti Eliyah, S.Pd dan 1 guru RA Usamahy aitu Qurotul Aeni, S.Pd. Keikutsertaan para guru ini merupakan bagian dari komitmen SIT Usamah dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi pendidik, khususnya dalam penguasaan metodologi pengajaran Bahasa Inggris berstandar internasional.
Ujian Cambridge Teaching Knowledge Test (TKT) merupakan salah satu sertifikasi internasional yang dirancang untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman guru dalam mengajar Bahasa Inggris kepada penutur non-native. Melalui ujian ini, para peserta diuji dalam berbagai aspek penting, seperti strategi pembelajaran, manajemen kelas, serta pemahaman terhadap kebutuhan peserta didik.
Sebagai lembaga penyelenggara, Mentari Assessment dikenal secara luas dalam menyelenggarakan ujian dan sertifikasi Bahasa Inggris
yang mengacu pada standar internasional. Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru dan kepala sekolah di Indonesia.
Menurut Nurbaeti, S.T.P, S.Pd selaku Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Ribathul Ukhuwwah, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pembelajaran di SIT Usamah, sekaligus memperkuat daya saing tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan global. Dengan mengikuti sertifikasi internasional seperti Cambridge TKT, para guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada standar global.
