SIT Usamah Memperkenalkan Metode Al-Muyassar

Metode Al-MuyassarSIT Usamah semakin corncern dalam mencetak generasi Qur’an yang unggul, dari kualitas bacaan qur’an, kualitas akhlak dan dakhwahnya, baru-baru ini mengadakan pelatihan bagi para guru BTQ (Baca Tulis Qur’an) dengan metode Al-Muyassar. Pelatihan dilakukan di Komplek Gedung SIT Usamah, Jl. Surabayan RT 01/14, Panggung, Kota Tegal. Hadir sebagai pembicara, Founder Al-Muyasaar Ustadz H. Hendra, MA dari Bogor, Jawa Barat.
Di indonesia berkembang mushaf standar Indonesia dan mushaf Madinah, fenomena di masyarakat kita, ada yang sudah betul membaca Al-Qur’an mushaf standar Indonesia, tapi ketika mereka membaca mushaf Madinah, mereka tidak mau membaca, karna khawatir salah dalam membaca, dan ini menjadi permasalahan umat untuk  kita.

Metode Al-Muyassar yang berarti KEMUDAHAN adalah metode membaca Al-Qur’an yang menginformasikan 2 tanda baca mushaf yang beredar di Indonesia, yakni Mushaf Madinah dan Mushaf Indonesia, yang mana ini berbeda, maka dengan metode Al-Muyassar disampaikan 2 tanda baca pada mushaf Madinah dan Mushaf Indonesia.  Konten/isi, mempunyai jalur bacaan yang jelas, yaitu jalur bacaan Imam ‘Ashim riwayat Hafsh Thoriq Asy-Saytibiyyah. Mempunyai rujukan secara ilmiah, disampaikan rujukan kitab-kitab ulama salafush shalih. Agar menyenangkan dalam pengajaran dibuatlah nada irama sederhana Al-Muyassar, sehingga anak-anak belajar membaca Al-Qur’an dengan mudah dan menyenangkan.
Urutan bacaan dengan metode Al-muyassar, yakni Jilid Paud, Jilid 1,2,3,4,5, tadarus Al-Qur’an, Gharib dan Tajwid.
Metode Al-Muyassar mulai dilaunching dan diperkenalkan pada siswa SIT Usamah pada pekan ini.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu?