Soft Launching TKIT Usamah Batik : Membuka Gerbang Ilmu, Menanam Nilai Al-Qur’an, Menyongsong Generasi Berwawasan Global
Pepedan, Kabupaten Tegal – Pagi itu
, Sabtu, 25 April 2026, bukan sekadar hari biasa. Di sebuah sudut yang sederhana namun penuh harapan, langkah kecil dimulai—Soft Launching TKIT Usamah Batik. Mengusung tema “Membuka Gerbang Ilmu, Menanam Nilai Al-Qur’an, Menyongsong Generasi Berwawasan Global”, acara ini bukan hanya seremoni, melainkan ikrar bersama untuk menanam masa depan.
Sejak pukul 07.30 WIB, para tamu mulai berdatangan ke lokasi di TKIT Usamah Batik, Pepedan. Balutan batik yang dikenakan para hadirin seakan menjadi simbol—bahwa pendidikan tak hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang akar budaya dan jati diri. Lantunan ayat suci Al-Qur’an membuka suasana dengan khidmat. Disusul lagu Indonesia Raya dan Mars SIT Usamah yang menguatkan semangat: bahwa dari tempat ini, akan lahir generasi yang cinta negeri sekaligus dekat dengan Rabb-nya.
Dalam sambutannya, Dewan Pembina YRU, Ustadz Ghusni Darodjatun, M.Pd., menyampaikan kisah awal yang penuh makna:
“Kerjasama YRU dan GAPERBI ini diawali dengan pertemuan di tempat yang diberkahi, yaitu di masjid. Adanya kerjasama ini semoga semakin memperluas dakwah melalui pendidikan di wilayah Kabupaten Tegal.” Sebuah pengingat, bahwa langkah besar seringkali dimulai dari ruang-ruang sederhana, namun penuh keberkahan.
Ketua Gaperbi, Ustadz Arif Mustaqim, M.H.I., juga menyampaikan keyakinannya bahwa kepercayaan
diberikan kepada Yayasan Ribathul Ukhuwah untuk membesarkan TK Batik yang kini bertransformasi menjadi TKIT Usamah Batik. Hal ini tidak lepas dari rekam jejak Usamah yang telah mendapatkan kepercayaan luas dari masyarakat, serta konsistensinya dalam menghadirkan pendidikan yang menyeimbangkan ilmu dunia dan akhirat.
Puncak acara pun tiba. Prosesi peresmian berlangsung sederhana, namun sarat makna—seolah mengetuk pintu masa depan, membuka gerbang ilmu bagi generasi kecil yang kelak akan memimpin zaman.Dalam tausiyahnya, Ustadz Amirudin, Lc., selaku pengawas YRU, mengajak seluruh hadirin merenung pada firman Allah dalam QS. At-Tahrim: 6 “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
“Salah satu ikhtiar ora
ng tua dalam menjaga amanah tersebut adalah dengan membekali anak dengan ilmu—dan salah satu jalannya adalah melalui pendidikan seperti TKIT Usamah Batik. Ia juga mengingatkan, ada tiga pilar utama yang menentukan keberhasilan seorang anak : Orang tua, Guru dan Lingkungan. Dan sekolah yang baik adalah lingkungan yang menghadirkan pendidikan berkualitas, yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menumbuhkan iman,” ungkap Amiruddin.
Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah. Namun sejatinya, hari itu bukanlah penutup—melainkan awal dari perjalanan panjang. Sebuah perjalanan sunyi namun penuh makna,tentang anak-anak kecil yang kelak tumbuh besar, membawa cahaya ilmu dan menebar manfaat bagi semesta.
