Upacara 17 Agustus SDIT Usamah

17

“Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka”

Cuplikan Lagu berjudul Hari Merdeka tersebut adalah karya nasional kedua dari H. Mutahar dan dirilis pada tahun 1946. Lagu tersebut begitu akrab di telinga kita umumnya pada momentum tujuh belasan. Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus diperingati sebagai hari kemerdekaan Indonesia. Sebagai wujud nasionalisme pada tanah air, setiap sekolah dan instansi memperingatinya dengan upacara bendera.

Setali tiga uang dengan hal tersebut, SDIT Usamah pun turut memeriahkan momentum tujuh belasan dengan upacara bendera. Upacara bendera kali ini lebih spesial dari biasanya dikarenakan, para petugas upacara yang merupakan siswa-siswi SDIT usamah memakai seragam putih-putih khas tujuh belasan. Berlangsung di halaman SDIT Usamah Kota Tegal, upacara berlangsung lancar dan khidmat.

Setelah pengibaran bendera merah putih. Pembacaan teks proklamasi oleh Pembina Upacara. Pembacaan teks proklamasi penting dilakukan supaya anak didik memahami isi teks proklamasi seperti yang dibacakan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno pada 17 Agustus 1945. Tidak kalah penting juga pembacaan 5 Prinsip islam yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.

5 Prinsip Islam

  • 1. Allah ghoyatuna, Allah tujuan kami
  • 2. Muhammad qudwatuna, Muhammad Tauladan kami
  • 3. Al-Qur’an dusturuna, Al-Qur’an petunjuk kami
  • 4. Jihad sabiluna, jihad jalan kami
  • 5. As-syahid asma amanina, as-syahid cita-cita kami

    Bertindak sebagai pembina upacara, Ustadz Heru Sukmaji, S.Pt. menyampaikan amanat kepada siswa-siswi SDIT Usamah supaya memahami peringatan 17 Agustus dengan kembali kepada sejarah perjuangan para pahlawan. Mengingat betapa luar biasa perjuangan mereka merebut kemerdekaan bersenjatakan bambu runcing, yang mungkin sangat mustahil bisa menang melawan para penjajah yang bersenjatakan lengkap.

    Kemerdekaan yang kita rasakan sekarang ini adalah berkat rahmat Allah SWT. Ini sesuai dengan bunyi Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

    Berkat rahmat Allah SWT saja-lah kita dapat merasakan manisnya kemerdekaan sampai saat ini. Maka untuk mencapai kesuksesan sebagai pribadi maupun sebagai bangsa, kita perlu meningkatkan 2 hal, yaitu: Meluruskan Tauhid dan Membersihkan Aqidah. Peningkatan Sumber Daya Manusia melalui tauhid dan aqidah, insyaa Allah akan membawa bangsa kita pada kejayaan yang haqiqi.

    Please follow and like us:

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    × Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu?